Jumat, 02 Januari 2026

Nama:Farizh Harsya Fadhillah

NIM:41324010033

(AE 30)

Tugas Terstruktur 09





        Usaha simulasi yang digunakan dalam tugas ini adalah Bengkel Teknik Presisi, yaitu usaha yang bergerak di bidang jasa permesinan dan fabrikasi logam. Layanan yang diberikan meliputi jasa bubut, pengelasan, pembuatan komponen mesin, dan servis peralatan mekanik skala kecil.

Periode pencatatan keuangan dilakukan selama satu bulan, yaitu Januari 2026. Transaksi utama yang terjadi dalam usaha ini meliputi setoran modal awal, pendapatan jasa teknik, pembelian bahan dan peralatan, pembayaran sewa bengkel, serta pembayaran gaji teknisi.

Pencatatan Transaksi Keuangan

Selama periode Januari 2026, Bengkel Teknik Presisi melakukan pencatatan atas 15 transaksi keuangan yang relevan. Pencatatan dilakukan secara sederhana menggunakan jurnal transaksi.

Jurnal Transaksi Bengkel Teknik Presisi

NoTanggalUraian TransaksiNilai (Rp)Akun
11 JanModal awal pemilik30.000.000Modal
22 JanPembelian mesin bubut bekas12.000.000Peralatan
33 JanPembelian alat potong dan pahat3.000.000Beban
44 JanPembayaran sewa bengkel4.000.000Beban
55 JanPendapatan jasa bubut2.500.000Pendapatan
67 JanPendapatan jasa las1.800.000Pendapatan
78 JanPembayaran gaji teknisi3.500.000Beban
810 JanPembelian bahan logam2.700.000Beban
912 JanPendapatan pembuatan komponen mesin3.200.000Pendapatan
1015 JanPendapatan jasa bubut2.300.000Pendapatan
1118 JanPembayaran listrik bengkel1.200.000Beban
1220 JanPendapatan jasa las2.000.000Pendapatan
1322 JanPembelian bahan logam2.500.000Beban
1425 JanPembayaran gaji teknisi3.500.000Beban
1528 JanPendapatan servis mesin2.200.000Pendapatan

Penyusunan Neraca Saldo (Trial Balance)

Berdasarkan pencatatan transaksi yang telah dilakukan, diperoleh saldo akhir masing-masing akun sebagai berikut.

Neraca Saldo Bengkel Teknik Presisi

AkunDebet (Rp)Kredit (Rp)
Kas13.300.000
Peralatan12.000.000
Beban20.400.000
Pendapatan16.000.000
Modal30.000.000
Total45.700.00045.700.000

Neraca saldo menunjukkan bahwa jumlah sisi debet dan kredit seimbang, sehingga pencatatan transaksi telah dilakukan dengan benar.


Laporan Laba Rugi

Laporan Laba Rugi disusun untuk mengetahui kinerja keuangan usaha selama periode berjalan.

Laporan Laba Rugi Bengkel Teknik Presisi

Periode Januari 2026

KeteranganJumlah (Rp)
Total Pendapatan16.000.000
Total Beban20.400.000
Laba / (Rugi) Bersih(4.400.000)

Berdasarkan laporan tersebut, usaha mengalami rugi bersih sebesar Rp4.400.000 selama periode Januari 2026.

Laporan Posisi Keuangan (Neraca)

Laporan Posisi Keuangan disusun untuk menunjukkan kondisi aset, kewajiban, dan ekuitas usaha pada akhir periode.

Neraca Bengkel Teknik Presisi

Per 31 Januari 2026

Aset

  • Kas : Rp13.300.000

  • Peralatan Bengkel : Rp12.000.000

Total Aset : Rp25.300.000

Liabilitas

  • Tidak terdapat kewajiban usaha

Total Liabilitas : Rp0

Ekuitas

  • Modal Awal : Rp30.000.000

  • Rugi Bersih : (Rp4.400.000)

Total Ekuitas : Rp25.300.000

Persamaan dasar akuntansi terpenuhi, yaitu:
Aset = Liabilitas + Ekuitas


VII. Analisis Keuangan Sederhana

Bengkel Teknik Presisi mengalami kerugian pada periode awal usaha akibat tingginya biaya investasi peralatan dan operasional bengkel. Kondisi ini umum terjadi pada usaha teknik mesin yang membutuhkan modal awal relatif besar. Meskipun mengalami kerugian, usaha tidak memiliki kewajiban utang sehingga struktur keuangannya masih tergolong sehat. Aset peralatan yang dimiliki dapat digunakan untuk jangka panjang dan mendukung kegiatan produksi selanjutnya. Dengan meningkatnya jumlah pesanan dan pengelolaan biaya yang lebih efisien, usaha ini berpotensi memperoleh keuntungan pada periode berikutnya.


kewirausahaan

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts