Nama:Farizh Harsya Fadhillah
NIM:41324010033
(AE 30)
Tugas Terstruktur 09
Usaha simulasi yang digunakan dalam tugas ini adalah Bengkel Teknik Presisi, yaitu usaha yang bergerak di bidang jasa permesinan dan fabrikasi logam. Layanan yang diberikan meliputi jasa bubut, pengelasan, pembuatan komponen mesin, dan servis peralatan mekanik skala kecil.
Periode pencatatan keuangan dilakukan selama satu bulan, yaitu Januari 2026. Transaksi utama yang terjadi dalam usaha ini meliputi setoran modal awal, pendapatan jasa teknik, pembelian bahan dan peralatan, pembayaran sewa bengkel, serta pembayaran gaji teknisi.
Pencatatan Transaksi Keuangan
Selama periode Januari 2026, Bengkel Teknik Presisi melakukan pencatatan atas 15 transaksi keuangan yang relevan. Pencatatan dilakukan secara sederhana menggunakan jurnal transaksi.
Jurnal Transaksi Bengkel Teknik Presisi
| No | Tanggal | Uraian Transaksi | Nilai (Rp) | Akun |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 1 Jan | Modal awal pemilik | 30.000.000 | Modal |
| 2 | 2 Jan | Pembelian mesin bubut bekas | 12.000.000 | Peralatan |
| 3 | 3 Jan | Pembelian alat potong dan pahat | 3.000.000 | Beban |
| 4 | 4 Jan | Pembayaran sewa bengkel | 4.000.000 | Beban |
| 5 | 5 Jan | Pendapatan jasa bubut | 2.500.000 | Pendapatan |
| 6 | 7 Jan | Pendapatan jasa las | 1.800.000 | Pendapatan |
| 7 | 8 Jan | Pembayaran gaji teknisi | 3.500.000 | Beban |
| 8 | 10 Jan | Pembelian bahan logam | 2.700.000 | Beban |
| 9 | 12 Jan | Pendapatan pembuatan komponen mesin | 3.200.000 | Pendapatan |
| 10 | 15 Jan | Pendapatan jasa bubut | 2.300.000 | Pendapatan |
| 11 | 18 Jan | Pembayaran listrik bengkel | 1.200.000 | Beban |
| 12 | 20 Jan | Pendapatan jasa las | 2.000.000 | Pendapatan |
| 13 | 22 Jan | Pembelian bahan logam | 2.500.000 | Beban |
| 14 | 25 Jan | Pembayaran gaji teknisi | 3.500.000 | Beban |
| 15 | 28 Jan | Pendapatan servis mesin | 2.200.000 | Pendapatan |
Penyusunan Neraca Saldo (Trial Balance)
Berdasarkan pencatatan transaksi yang telah dilakukan, diperoleh saldo akhir masing-masing akun sebagai berikut.
Neraca Saldo Bengkel Teknik Presisi
| Akun | Debet (Rp) | Kredit (Rp) |
|---|---|---|
| Kas | 13.300.000 | – |
| Peralatan | 12.000.000 | – |
| Beban | 20.400.000 | – |
| Pendapatan | – | 16.000.000 |
| Modal | – | 30.000.000 |
| Total | 45.700.000 | 45.700.000 |
Neraca saldo menunjukkan bahwa jumlah sisi debet dan kredit seimbang, sehingga pencatatan transaksi telah dilakukan dengan benar.
Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi disusun untuk mengetahui kinerja keuangan usaha selama periode berjalan.
Laporan Laba Rugi Bengkel Teknik Presisi
Periode Januari 2026
| Keterangan | Jumlah (Rp) |
|---|---|
| Total Pendapatan | 16.000.000 |
| Total Beban | 20.400.000 |
| Laba / (Rugi) Bersih | (4.400.000) |
Berdasarkan laporan tersebut, usaha mengalami rugi bersih sebesar Rp4.400.000 selama periode Januari 2026.
Laporan Posisi Keuangan (Neraca)
Laporan Posisi Keuangan disusun untuk menunjukkan kondisi aset, kewajiban, dan ekuitas usaha pada akhir periode.
Neraca Bengkel Teknik Presisi
Per 31 Januari 2026
Aset
-
Kas : Rp13.300.000
-
Peralatan Bengkel : Rp12.000.000
Total Aset : Rp25.300.000
Liabilitas
-
Tidak terdapat kewajiban usaha
Total Liabilitas : Rp0
Ekuitas
-
Modal Awal : Rp30.000.000
-
Rugi Bersih : (Rp4.400.000)
Total Ekuitas : Rp25.300.000
Persamaan dasar akuntansi terpenuhi, yaitu:
Aset = Liabilitas + Ekuitas
VII. Analisis Keuangan Sederhana
Bengkel Teknik Presisi mengalami kerugian pada periode awal usaha akibat tingginya biaya investasi peralatan dan operasional bengkel. Kondisi ini umum terjadi pada usaha teknik mesin yang membutuhkan modal awal relatif besar. Meskipun mengalami kerugian, usaha tidak memiliki kewajiban utang sehingga struktur keuangannya masih tergolong sehat. Aset peralatan yang dimiliki dapat digunakan untuk jangka panjang dan mendukung kegiatan produksi selanjutnya. Dengan meningkatnya jumlah pesanan dan pengelolaan biaya yang lebih efisien, usaha ini berpotensi memperoleh keuntungan pada periode berikutnya.